Skip to main content

SVG | HTML

Halo! IT Corner hari ini saya mempelajari tentang SVG dalam HTML. Apa itu SVG? Nah, SVG itu sebuah grafik yang scalable, artinya jika diperbesar atau diubah ukurannya tidak akan hilang kualitas gambarnya.


SVG dibuat dengan menggunakan elemen <svg>. Elemen ini digunakan sebagai wadah untuk grafik-grafiknya. Setelah itu, diberi ukuran, misalnya 500px × 500px. Untuk grafiknya sendiri ada beberapa jenis sebagai berikut.


Grafik yang pertama adalah lingkaran yang dibuat dengan elemen <circle>. Untuk atributnya ada cx, cy, r, fill, stroke, dan stroke-width. Atribut cx dan cy adalah posisi koordinatnya. Atribut r adalah radiusnya. Atribut fill adalah warna dalamnya. Atribut stroke adalah warna bordernya, dan stroke-width adalah ketebalan bordernya.


Grafik kedua adalah persegi panjang yang dibuat dengan elemen <rect>. Untuk atributnya ada xywidth, heightfillstroke, dan stroke-width. Atribut x dan y adalah posisi koordinatnya. Atribut width adalah panjangnya, dan height adalah lebarnya. Atribut fill adalah warna dalamnya. Atribut stroke adalah warna bordernya, dan stroke-width adalah ketebalan bordernya.


Grafik yang ketiga adalah polygon yang dibuat dengan elemen <polygon>. Untuk atributnya hanya ada points. Namun bisa diberi style, seperti fill, fill-rulestroke, dan stroke-width. Atribut points adalah posisi titik-titik dalam suatu koordinat. Style fill adalah warna polygonnya, dan fill-rule adalah algoritma untuk menentukan warna. Style stroke adalah warna bordernya, dan stroke-width adalah ketebalan bordernya.


Grafik keempat adalah ellipse yang dibuat dengan elemen <ellipse>. Untuk atributnya ada cxcyrx, ryfillstroke, dan stroke-width. Atribut cx dan cy adalah posisi koordinatnya. Atribut rx dan ry adalah radiusnya. Atribut fill adalah warna dalamnya. Atribut stroke adalah warna bordernya, dan stroke-width adalah ketebalan bordernya.


Grafik kelima adalah teks yang dibuat dengan elemen <text>. Untuk atributnya ada xyfillfont-family, dan font-size. Atribut x dan y adalah posisi koordinatnya. Atribut fill adalah warna teksnya. Atribut font-family adalah jenis fontnya, dan font-size adalah ukuran fontnya.


Itu saja untuk materi SVG, selamat jumpa di blog materi berikutnya!


Project Source Code

Comments

Popular posts from this blog

Borders | CSS

Halo! IT hari ini saya mempelajari tentang CSS, lebih spesifiknya tentang borders. Mesti kalian berpikir nih, apa itu CSS? CSS atau Cascading Style Sheet itu digunakan bersama HTML untuk membuat websitenya lebih menarik. Border itu ada banyak jenisnya, berikut ini jenis-jenis border beserta pengertiannya: Dotted - Menentukan batas putus-putus pendek. Dashed - Menentukan batas putus-putus panjang. Solid - Menentukan batas solid. Double - Menentukan batas ganda. Groove - Menentukan batas beralur 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. Ridge - Menentukan batas bergelombang 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. Inset - Menentukan batas sisipan 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. Outset - Menentukan batas awal 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. None - Tidak menentukan batas. Hidden - Menentukan batas yang tersembunyi. Selain itu, juga bisa mencampur-campurkan berbagai jenis border untuk membuat border lebih unik. S...

Validasi Input | JavaScript

Halo! IT Corner Rabu saya belajar tentang cara melakukan validasi input di JavaScript. Kalian sudah tahu kan cara mengambil input, baik dari element input ataupun menggunakan prompt dalam JavaScript. Nah, input yang diterima itu kadang-kadang tidak sesuai dengan program yang telah dibuat. Contohnya input yang meminta password 8 karakter, tetapi yang diterima adalah password 6 karakter. Caranya supaya input tersebut tidak diterima supaya nanti programnya tidak error yaitu menggunakan validasi. Cara validasi yang dapat digunakan untuk yang ini dapat menggunakan metode length. Misalkan, jika ingin membuat kondisi di mana passwordnya minimal 8 karakter, jadi dapat menggunakan metode tadi dalam perintah if. Contohnya di bawah ini. let input = document.getElementById("t1").value;   if (input.length < 8) {     return; } Di situ akan mengambil nilai dari elemen input, kemudian akan dicek apakah panjang input kurang dari lapan. Jika iya, akan keluar dari function, dan jika tida...

Pengenalan JSON

Halo! IT Corner Rabu untuk minggu ini, saya belajar tentang pengenalan JSON. Tidak perlu lama-lama, kita langsung saja ke materinya. Arti JSON yaitu JavaScript Object Notation. JSON ini bukan bahasa pemrograman, tapi suatu format file untuk menyimpan data. Walaupun namanya ada JavaScript, format ini cuman sintaksnya berasal dari sintaks objek dalam JavaScript. Format ini biasa digunakan untuk mengirim data antara komputer satu dengan komputer lain karena tidak tergantung pada satu bahasa. Di JavaScript, misal suatu situs web ingin mengirim informasi ke server. Di situ dapat menggunakan JSON. Contoh sederhananya seperti ini: const obj = {   nama: "Jamal Sulaiman bin Omar Nabil",   umur: 20,   kota: "Surabaya" } const stringify = JSON.stringify(obj); Untuk kebalikannya yaitu menerima data dari server ke situs web, misalnya data yang diterima bernama "data", contoh sederhananya seperti berikut: const parsed = JSON.parse(data); Sampai ini saja untuk pengenalan...