Skip to main content

Operators | PHP

Halo! IT Wajib kali ini saya belajar tentang operators dalam PHP. Dalam blog ini, saya akan membahas beberapa operator yang ada di dalam operator aritmatika.


Operator aritmatika ini menggunakan nilai numerik untuk melakukan aritmatika seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Jadi, konsepnya ya seperti matematik.


Operator penjumlahan (+) digunakan untuk menambah dua nilai numerik dan mengembalikan hasilnya. Contohnya adalah $x + $y.


Operator pengurangan (-) digunakan untuk mengurangi dua nilai numerik dan mengembalikan bedanya. Contohnya adalah $x - $y.


Operator perkalian (*) digunakan untuk mengalikan dua nilai numerik dan mengembalikan produknya. Contohnya adalah $x * $y.


Operator pembagian (/) digunakan untuk membagi dua nilai numerik dan mengembalikan hasil baginya. Contohnya adalah $x / $y.


Itu saja untuk materi operators. Jumpa lagi di materi selanjutnya!


Project Source Code

Comments

Popular posts from this blog

Borders | CSS

Halo! IT hari ini saya mempelajari tentang CSS, lebih spesifiknya tentang borders. Mesti kalian berpikir nih, apa itu CSS? CSS atau Cascading Style Sheet itu digunakan bersama HTML untuk membuat websitenya lebih menarik. Border itu ada banyak jenisnya, berikut ini jenis-jenis border beserta pengertiannya: Dotted - Menentukan batas putus-putus pendek. Dashed - Menentukan batas putus-putus panjang. Solid - Menentukan batas solid. Double - Menentukan batas ganda. Groove - Menentukan batas beralur 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. Ridge - Menentukan batas bergelombang 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. Inset - Menentukan batas sisipan 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. Outset - Menentukan batas awal 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. None - Tidak menentukan batas. Hidden - Menentukan batas yang tersembunyi. Selain itu, juga bisa mencampur-campurkan berbagai jenis border untuk membuat border lebih unik. S...

Validasi Input | JavaScript

Halo! IT Corner Rabu saya belajar tentang cara melakukan validasi input di JavaScript. Kalian sudah tahu kan cara mengambil input, baik dari element input ataupun menggunakan prompt dalam JavaScript. Nah, input yang diterima itu kadang-kadang tidak sesuai dengan program yang telah dibuat. Contohnya input yang meminta password 8 karakter, tetapi yang diterima adalah password 6 karakter. Caranya supaya input tersebut tidak diterima supaya nanti programnya tidak error yaitu menggunakan validasi. Cara validasi yang dapat digunakan untuk yang ini dapat menggunakan metode length. Misalkan, jika ingin membuat kondisi di mana passwordnya minimal 8 karakter, jadi dapat menggunakan metode tadi dalam perintah if. Contohnya di bawah ini. let input = document.getElementById("t1").value;   if (input.length < 8) {     return; } Di situ akan mengambil nilai dari elemen input, kemudian akan dicek apakah panjang input kurang dari lapan. Jika iya, akan keluar dari function, dan jika tida...

Pengenalan JSON

Halo! IT Corner Rabu untuk minggu ini, saya belajar tentang pengenalan JSON. Tidak perlu lama-lama, kita langsung saja ke materinya. Arti JSON yaitu JavaScript Object Notation. JSON ini bukan bahasa pemrograman, tapi suatu format file untuk menyimpan data. Walaupun namanya ada JavaScript, format ini cuman sintaksnya berasal dari sintaks objek dalam JavaScript. Format ini biasa digunakan untuk mengirim data antara komputer satu dengan komputer lain karena tidak tergantung pada satu bahasa. Di JavaScript, misal suatu situs web ingin mengirim informasi ke server. Di situ dapat menggunakan JSON. Contoh sederhananya seperti ini: const obj = {   nama: "Jamal Sulaiman bin Omar Nabil",   umur: 20,   kota: "Surabaya" } const stringify = JSON.stringify(obj); Untuk kebalikannya yaitu menerima data dari server ke situs web, misalnya data yang diterima bernama "data", contoh sederhananya seperti berikut: const parsed = JSON.parse(data); Sampai ini saja untuk pengenalan...