Skip to main content

If Else | PHP

Halo! IT Wajib hari ini saya belajar tentang if else di PHP. If else itu suatu perintah yang bisa digunakan untuk mengatur alur logika. Di sini, saya akan menjelaskan tentang if, else if, dan else.


If bekerja dengan cara mengeksekusikan code yang ada di dalam bagian if jika kondisi yang ditentukan itu terpenuhi. Kalau ada else if setelah if, maka akan mengeksekusikan code di bagian tersebut  jika kondisi pada else if ini terpenuhi. Terakhir, jika semua kondisi sebelumnya tidak dipenuhi, maka akan mengeksekusikakn code di bagian else.


Dalam perintah if else ini, yang diperlukan itu hanya if. Jadi jika hanya menulis if, code-nya masih tetap bisa jalan. Namun jika menulis else if atau else atau keduanya tanpa if sebelumnya, maka code-nya akan error.


Itu saja untuk materi if dan else. Selamat jumpa lagi di materi selanjutnya!

Comments

Popular posts from this blog

Borders | CSS

Halo! IT hari ini saya mempelajari tentang CSS, lebih spesifiknya tentang borders. Mesti kalian berpikir nih, apa itu CSS? CSS atau Cascading Style Sheet itu digunakan bersama HTML untuk membuat websitenya lebih menarik. Border itu ada banyak jenisnya, berikut ini jenis-jenis border beserta pengertiannya: Dotted - Menentukan batas putus-putus pendek. Dashed - Menentukan batas putus-putus panjang. Solid - Menentukan batas solid. Double - Menentukan batas ganda. Groove - Menentukan batas beralur 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. Ridge - Menentukan batas bergelombang 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. Inset - Menentukan batas sisipan 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. Outset - Menentukan batas awal 3D. Efeknya tergantung pada nilai border-color. None - Tidak menentukan batas. Hidden - Menentukan batas yang tersembunyi. Selain itu, juga bisa mencampur-campurkan berbagai jenis border untuk membuat border lebih unik. S...

Validasi Input | JavaScript

Halo! IT Corner Rabu saya belajar tentang cara melakukan validasi input di JavaScript. Kalian sudah tahu kan cara mengambil input, baik dari element input ataupun menggunakan prompt dalam JavaScript. Nah, input yang diterima itu kadang-kadang tidak sesuai dengan program yang telah dibuat. Contohnya input yang meminta password 8 karakter, tetapi yang diterima adalah password 6 karakter. Caranya supaya input tersebut tidak diterima supaya nanti programnya tidak error yaitu menggunakan validasi. Cara validasi yang dapat digunakan untuk yang ini dapat menggunakan metode length. Misalkan, jika ingin membuat kondisi di mana passwordnya minimal 8 karakter, jadi dapat menggunakan metode tadi dalam perintah if. Contohnya di bawah ini. let input = document.getElementById("t1").value;   if (input.length < 8) {     return; } Di situ akan mengambil nilai dari elemen input, kemudian akan dicek apakah panjang input kurang dari lapan. Jika iya, akan keluar dari function, dan jika tida...

Pengenalan JSON

Halo! IT Corner Rabu untuk minggu ini, saya belajar tentang pengenalan JSON. Tidak perlu lama-lama, kita langsung saja ke materinya. Arti JSON yaitu JavaScript Object Notation. JSON ini bukan bahasa pemrograman, tapi suatu format file untuk menyimpan data. Walaupun namanya ada JavaScript, format ini cuman sintaksnya berasal dari sintaks objek dalam JavaScript. Format ini biasa digunakan untuk mengirim data antara komputer satu dengan komputer lain karena tidak tergantung pada satu bahasa. Di JavaScript, misal suatu situs web ingin mengirim informasi ke server. Di situ dapat menggunakan JSON. Contoh sederhananya seperti ini: const obj = {   nama: "Jamal Sulaiman bin Omar Nabil",   umur: 20,   kota: "Surabaya" } const stringify = JSON.stringify(obj); Untuk kebalikannya yaitu menerima data dari server ke situs web, misalnya data yang diterima bernama "data", contoh sederhananya seperti berikut: const parsed = JSON.parse(data); Sampai ini saja untuk pengenalan...